Let's say itu ada di salah satu pesisir pantai di Banyuwangi, Jawa Timur dan terjadi baru Selasa malam (3/6). Ini hanya opini saya, bukan berarti saya bermaksud untuk mencari-cari sisi negatif dari kegiatan ini. Seperti di lansir harian Jawa Pos pada Kamis (5/6), beberapa turis asal Prancis beruntung dapat melihat momen penyu bertelur tersebut pada malam hari.
Saya pribadi agak sedih dengan hal-hal seperti ini, tapi saya bersyukur karena telur-telurnya langsung di bawa ke penangkaran yang aman. Sedih melihat penyu sedang bertelur diintip, dilihat dan di fotoi secara langsung dari jarak yang dekat. Menurut saya seharusnya selain mereka menyelamatkan habitat penyu, mereka juga memikirkan ketentraman yang diperlukan oleh penyu tersebut, paling tidak mereka tidak melakukannya pada jarak yang terlalu dekat. Ciptakan suasana seperti seharusnya, seperti alam biasanya. Fotografer, para pengamat, pelindung dan turis-turis juga sebenarnya di untungkan karena apabila mereka di beri pengertian tentang hal tersebut fotografer dapat mengambil gambar lebih natural dan bagus. Pengamat dan pelindung Penyu dapat mengamatinya secara lebih alami dan turis-turis juga di didik untuk menjadi lebih mencintai dan melindungi hewan langka tersebut.
Mempertahankan eksistensi dan merawat serta melindungi suatu mahluk hidup bukan hanya soal menyelamatkan dan menarik turis asing dengan hal tersebut. Tetapi juga soal kesabaran dan mencintai apa yang kita lakukan. Mari kita ciptakan win-win solution ;)
No comments:
Post a Comment